Sekolah Tinggi Teologi Sidang Jemaat Kristus
Jl. Raja Ali Kelana No.1B; RT.001/RW.002; Batam
SEJARAH KAMI
Berdirinya Unit Pengelola Program Studi (UPPS) Sekolah Tinggi Teologi – Sidang Jemaat Kristus (STT – SJK) yang berdiri di kota Batam dilatarbelakangi oleh semangat misi dan penanaman Gereja Sidang Jemaat Kristus di Indonesia atau disingkat GSJKI disetiap provinsi, kabupaten, Kota dan desa di seluruh Indonesia. Bersama seorang missionary dari Amerika bernama Winston Laird Bolt datang ke Batam pada tahun 1992, dan memprakarsai suatu badan Pendidikan yang mempersiapkan laki-laki dan wanita untuk diperlengkapi sebagai tim misi yang akan diutus ke daerah-daerah di Indonesia. Maka tahun 1993, didirikanlah SEKOLAH PRAKTIKA ALKITAB yang pertama sekali beralamat di Windsor Square Blok B No. 85 Nagoya dan oleh Ketua Yayasan Persekutuan Rohani Batam diajukanlah surat permohonan pendaftaran dan ijin pembukaan kursus, lalu,diberikan rekomendasi oleh KANTOR DEPARTEMEN AGAMA KOTAMADYA BATAM pada tanggal 29 November 1995 dengan nomor: Md.7/5-b/OT.00/106/95 yang beberapa waktu sebelumnya telah dirumuskan program pendirian Yayasan yang diberi nama Yayasan Persekutuan Rohani (YPR).
Sejak 1994-1997 Yayasan Persekutuan Rohani Batam yang menaungi Sekolah Praktika Batam mampu menghasilkan para tim misi yang handal dibidangnya, dan menjadi murid pertama pada sekolah praktika Alkitab yaitu: Yonatan Suparso sebagai misi ke Jawa Tengah, Herbin Simanjuntak sebagai misi ke Sumatera, Jerry Manawan sebagai misi ke Jakarta, Bantu Simatupang sebagai misi ke Sulawesi Selatan.
Pertengahan tahun 1997, Sekolah praktika Alkitab kedatangan tamu pengajar dari Amerika bernama Charles Cook Ph.D. Melihat kota Batam sebagai pintu masuk ke Asia Tenggara dan trategis dalam pengembangan sebagai kota industri, maka beliau mempromosikan Sekolah praktika Alkitab menjadi cabang dari sekolah misi di Lubbock, Texas, USA dan sekolah praktika Alkitab berganti nama menjadi Sekola Sunset International Bible Study (SIBI). Seiring dengan perkembangan dan kemajuan misi didaerah seperti Jawa tengah, Sumatera, Sulawesi Selatan, Papua dan Kalimantan, SIBI Batam menjadi cabang sekolah misi terbaik dan diapresiasi oleh para donatur dari berbagai gereja GSJKI di dalam negeri dan luar negeri.
Kondisi dan situasi pada sekitar tahun 1999 telah memberikan inspirasi kepada Pengurus Yayasan Persekutuan Rohani (YPR) yang dipimpin anak Tuhan mengambil inisiatif untuk mendirikan sebuah Sekolah Tinggi Teologi dengan Tujuan memperlengkapi gereja dengan hamba Tuhan yang terdidik dan terampil serta memiliki daya saing yang kompetitif. Kehadiran ketua sinode GSJKI yang berpusat di Jakarta yang mana pada masa itu dijabat oleh Dr. Dj. Pasaribu M.Th, melakukan kunjungan ke Batam. Maka diadakan rapat untuk peningkatan kualitas Pendidikan SIBI Batam kepada jenjang yang lebih tinggi yaitu Sekolah Tinggi Teologi.
Adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Yayasan Persekutuan Rohani tersebut merupakan faktor yang turut berperan serta bagi lahirnya lembaga pendidikan tinggi ini. Faktor-faktor inilah yang menjadi pendorong bagi Badan Pengurus STT-SJK untuk memikirkan pendirian sebuah lembaga Pendidikan Tinggi Teologi di kota Batam.
Disebut Sidang Jemaat Kristus menjadi nama Sekolah Tinggi Teologi, karena disadari akan hubungan dan kebutuhan Hamba Tuhan Yang di percaya serta pelayan-pelayan Injil dan pemimpin-pemimpin Kristen yang bersemangat, kompeten, serta terampil di seluruh tanah air, dan sesuai dengan perkembangan dan kemajuan di berbagai lapangan, termasuk lapangan gereja dan lapangan pendidikan dewasa ini dapat mendongkrak kemajuan dan pengembangan GSJKI di Indonesia secara khusus dan juga gereja-gereja di Indonesia secara umum.
Sejak diberikan Ijin Operasional pada tahun 2002 program studi Teologi Kependetaan telah dirancang untuk menjadi jawaban dalam memenuhi sumber daya manusia dalam berbagai organisasi gereja secara nasional. Sejak dikeluarkannya surat keputusan dari Dirjen Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama RI, Nomor: DJ.III/Kep/HK.00.5/83/3550/2002 yang memberikan Ijin Operasional Program Studi (S1) Program Studi Teologi Kependetaan, dimana dengan legalitas yang diberikan oleh pemerintah pusat memberi nilai tambah dan kepastian hukum dalam melaksanakan pembelajaran serta bermanfaat bagi para lulusan dan yang mengkaryawankan para alumni. Lewat ijin operasional yang telah diberikan memberi keyakinan bagi STT-SJK dalam mencapai profil lulusan dari prodi teologi kependetaan dengan spesifikasi keahlian dalam bidang penanaman gereja dan penggembalaan di gereja local. Setiap lulusan juga telah dimotivasi untuk membuka lapangan pekerjaan baru dengan semangat kemandirian. Maka yang menjadi visi program studi teologi kependetaan adalah: “Menjadi program sarjana teologi yang berkualitas dalam menyelenggarakan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mengacu pada semangat dan nilai ekumenis di tengah masyarakat yang majemuk”.
Berdasarkan sejarah atau kebutuhan atau dinamika di atas, maka pada tahun 2002, atas kerja keras tim, maka pemerintah melalui kementerian Agama yang dahulu disebut DEPAG, memberi kepercayaan kepada STT-SJK Kota Batam untuk menjalankan program studi Stratum Satu bidang teologi, jurusan Kependetaan hingga hari ini, program STT SJK berjalan dengan baik dengan penggunaan kelulusan di gereja-gereja GSJKI Indonesia berdampak positif dengan berpegang kepada ajaran Alkitabiahnya.
VISI - MISI - TUJUAN
Visi
Menjadi lembaga pendidikan teologi yang unggul dalam bidang teologi biblika, berwawasan Injili, yang terintegrasi dalam bidang pengajaran, penggembalaan, dan misi Kristen yang relevan dengan konteks Kekristenan di Indonesia.
Misi
Menyelenggarakan pendidikan teologi yang berkualitas dan yang berwawasan Injili serta relevan dengan konteks Kekristenan di Indonesia.
Tujuan
- Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan yang handal dalam bidang teologi biblika serta mampu mengintegrasikannya dalam bidang pengajaran, penggembalaan, dan misi serta bidang pelayanan lainnya.
- Mengahasilkan lulusan yang cakap dan terampil dalam melakukan riset akademis guna berkontribusi dalam forum-forum ilmiah khususnya dalam lingkup disiplindalam ilmu teologi.
- Menghasilkan lulusan yang memiliki karakter dan integritas pribadi yang dapat dipercaya (trustworthy) dan setia (faithful) dalam pelayanan Kristen maupun dalam kehidupannya sehari-hari.
- Menghasilkan lulusan yang peka terhadap pergumulan dan kebutuhan masyarakat serta mampu hidup secara berhikmat dan berkebijaksanaan dalam konteks masyarakat yang pluralistik.
Sasaran
- Terimplementasikannya pendidikan berdasarkan KKNI dan SN DIKTI.
- Terwujudnya peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya (SDM, sasaran, prasarana, dan dana).
- Tercapainya peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian.
- Meningkatnay kuantitas dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
- Terjalinnya kerjasama dengan instansi pemerintah dan instansi swasta (baik dari dalam maupun luar negeri), guna meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi.
- Terlaksanya tata pamong yang berkualitas dengan peningkatan sistem penjaminan mutu dalam pengelolaan institusi.
- Terwujudnya layanan prima yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
- Membaiknya tingkat kesejahteraan civitas akademika dan pegawai.
STRUKTUR KEPEMIMPINAN

Dr. Herbin Simanjuntak, M.Th
Ketua STT SJK Batam

Dr. Radius Simanjuntak, M.Th
Wakil Ketua I

Muller Lumbantobing., SE., M.Th
Wakil Ketua II

Ferdinand Malau, M.Th
Wakil Ketua III

